Example floating
Example floating
BeritaDaerah

Raker PWRI Sumenep 2025 Isyaratkan ‘Gigi Baru’ Kawal Isu Publik

73
×

Raker PWRI Sumenep 2025 Isyaratkan ‘Gigi Baru’ Kawal Isu Publik

Sebarkan artikel ini
Raker PWRI Sumenep 2025 Isyaratkan 'Gigi Baru' Kawal Isu Publik
Dok. DPC Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Sumenep saat menggelar Rapat Kerja (Raker). //SuaraFaktual.id

SUMENEP || SF – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Sumenep menggelar Rapat Kerja (Raker) selama tiga hari, 21–23 November 2025, di Grand Whiz Hotel.

Agenda tahunan itu bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan penegasan langkah baru PWRI Sumenep untuk tampil lebih tajam, profesional, dan mandiri di tengah dinamika jurnalisme modern yang semakin kompetitif.

Dengan mengusung tema “Transformasi Organisasi untuk Profesionalisme dan Kemandirian PWRI Sumenep”, Raker ini menandai tekad kuat PWRI untuk memperbaiki tata kelola internal, meningkatkan kompetensi anggota, sekaligus memperluas jaringan kemitraan strategis lintas sektor.

Ketua DPC PWRI Sumenep, Rusydiyono, menegaskan bahwa transformasi organisasi bukan lagi wacana, melainkan kebutuhan mendesak agar PWRI tetap relevan dan dipercaya publik.

“PWRI Sumenep harus naik kelas. Setiap insan pers harus mampu bekerja profesional dan menjawab tantangan media modern. Transformasi organisasi adalah keniscayaan,” tegasnya.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa PWRI bukan hanya organisasi profesi, tetapi juga motor penggerak pembangunan daerah melalui jurnalisme yang kritis dan berkualitas.

“Program kerja tahun depan kami fokuskan pada isu-isu kemanusiaan. Selain itu, isu olahraga akan kami kawal lebih serius karena Sumenep punya potensi besar yang selama ini kurang disentuh secara serius,” ujarnya.

Keseriusan PWRI dalam isu olahraga sudah terlihat dari pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) ‘Menuju Porprov 2027’ yang digelar pada Kamis (19/11/2025).

FGD tersebut menjadi fondasi penyusunan peta jalan pembinaan atlet jangka panjang agar Sumenep tidak lagi tertinggal dalam kompetisi olahraga provinsi.

Rusydiyono menegaskan bahwa tahun depan PWRI tidak hanya memantau, tetapi ikut memastikan ekosistem olahraga di Sumenep tumbuh lebih sehat.

“Pengawalan isu olahraga akan kami perkuat. Mulai dari edukasi publik, monitoring kebijakan, sampai mendorong lahirnya ekosistem olahraga yang lebih layak di daerah ini,” tandasnya. (Asmuni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *