Example floating
Example floating
BeritaPeristiwa

Misteri Bau Menyengat di Pajagalan, Warga Ditemukan Tewas Membusuk

81
×

Misteri Bau Menyengat di Pajagalan, Warga Ditemukan Tewas Membusuk

Sebarkan artikel ini
Misteri Bau Menyengat di Pajagalan, Warga Ditemukan Tewas Membusuk
Dok. Aparat Satreskrim dan Satsabhara Polres Sumenep saat di tempat kejadian perkara (TKP). //SuaraFaktual.id

SUMENEP || SF – Aroma tak sedap yang menyengat dari sebuah kamar di Jalan Trunojoyo Gang I, Kelurahan Pajagalan, Kecamatan Kota, akhirnya menguak kabar duka.

Seorang warga ditemukan meninggal dunia setelah diduga lima hari tak pernah keluar dari kamarnya, Selasa (24/2) sekitar pukul 09.00 WIB.

Penemuan itu bermula dari kecurigaan keluarga. Ibu Sirriyani, adik korban yang tengah menderita stroke, meminta bantuan tetangganya, Siyama, untuk mengecek kondisi sang kakak.

Pasalnya, korban tak terlihat beraktivitas sejak beberapa hari terakhir.

Saat pintu kamar dibuka, korban sudah dalam kondisi tak bernyawa. Tubuhnya mengeluarkan bau menyengat, menandakan kematian diperkirakan telah terjadi beberapa hari sebelumnya.

Temuan tersebut segera dilaporkan ke Ketua RT setempat dan diteruskan ke aparat kepolisian.

Petugas dari Polsek Sumenep Kota dipimpin Kapolsek AKP Maliyanto Effendi bersama anggota langsung mendatangi lokasi.

Aparat Satreskrim dan Satsabhara Polres Sumenep turut turun ke tempat kejadian perkara (TKP). Tim medis dari RSUD Dr. H. Moh Anwar Sumenep, juga hadir untuk mengevakuasi jenazah ke rumah sakit.

Kapolres Sumenep, Anang Hardiyanto, menegaskan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan warga.

“Kami langsung memerintahkan jajaran untuk mendatangi dan mengamankan TKP serta melakukan langkah-langkah penyelidikan sesuai prosedur. Meski keluarga menolak visum maupun autopsi, kami memastikan tidak ada unsur tindak pidana,” ujarnya.

Polisi telah memintai keterangan sejumlah saksi dan melakukan langkah penyelidikan awal.

Namun, pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai takdir dan tidak berkenan dilakukan visum ataupun autopsi.

Kapolres mengimbau masyarakat agar tidak ragu melapor jika menemukan kejadian serupa.

“Semakin cepat informasi diterima, semakin cepat pula penanganan dapat dilakukan,” ungkapnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kepedulian lingkungan sekitar, terlebih terhadap warga yang tinggal sendiri atau memiliki riwayat sakit. (Asmuni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *