Example floating
Example floating
BeritaPeristiwa

Proyek Jalan DD Rp215 Juta di Jaba’an Mangkrak, Camat Manding Bungkam

78
×

Proyek Jalan DD Rp215 Juta di Jaba’an Mangkrak, Camat Manding Bungkam

Sebarkan artikel ini
Proyek Jalan DD Rp215 Juta di Jaba’an Mangkrak, Camat Manding Bungkam
Dok. Kantor Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, //SuaraFaktual.id

SUMENEP || SF – Dugaan praktik menyimpang dalam proyek rehabilitasi jalan di Dusun Junjungan, Desa Jaba’an, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, kian menguat.

Proyek yang diduga bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2025 dengan nilai Rp215.111.805 itu disorot lantaran hingga akhir Desember belum menunjukkan penyelesaian yang jelas.

Di lapangan, pekerjaan tersebut terkesan janggal. Selain belum dilengkapi prasasti proyek, kondisi jalan juga disebut mangkrak.

Padahal, tahun anggaran hampir berganti. Situasi ini memunculkan pertanyaan publik terkait tata kelola dan pengawasan pelaksanaan proyek desa.

Ironisnya, Pelaksana Tugas (Plt) Camat Manding, Siswahyudi Bintoro, yang semestinya berada di garda terdepan dalam memberikan klarifikasi dan memastikan akuntabilitas, justru memilih diam.

Upaya konfirmasi yang dilakukan SuaraFaktual.id melalui pesan WhatsApp sejak 27 Desember 2025 hingga Minggu (28/12/2025) tak mendapat respons.

Sikap bungkam tersebut memicu spekulasi di tengah masyarakat dan kalangan media. Padahal, secara struktural, kecamatan memiliki peran penting dalam pembinaan dan pengawasan pemerintah desa, khususnya terkait penggunaan Dana Desa.

“Kalau pihak kecamatan diam, wajar kalau masyarakat bertanya-tanya. Jangan sampai publik menilai ada pembiaran, lantaran kebagian ‘Jatah’,” ujar seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya.

Kondisi ini berseberangan dengan sikap tegas Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto. Dalam berbagai kesempatan, Yandri berulang kali mengingatkan kepala desa dan aparatnya agar tidak bermain-main dengan Dana Desa.

“Pokoknya jangan main-main dengan Dana Desa. Kepala desa kalau ada yang main-main, kita akan sikat,” tegas Menteri Yandri saat Rakor bersama Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan di Mahan Agung, Sabtu (28/12/24) lalu.

Sementara itu, Kepala Desa Jaba’an, Hammad, saat dikonfirmasi sebelumnya, belum memberikan penjelasan substantif. Ia justru meminta pertemuan langsung.

“Endak, lebih baik sampean saya tunggu di rumah, biar tahu duduk permasalahannya dan kendalanya. Kalau duduk bersama kan jelas,” ujarnya, Sabtu (27/12/25).

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kecamatan Manding belum memberikan keterangan resmi terkait proyek rehabilitasi jalan tersebut.

Publik kini menanti keterbukaan dan langkah konkret dari pihak-pihak terkait demi menjamin transparansi dan akuntabilitas penggunaan Dana Desa. (Asmuni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2

2