SUMENEP || SF – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mendorong penguatan kelembagaan Gerakan Pramuka hingga tingkat kecamatan agar pembinaan generasi muda lebih merata dan berdampak nyata.
Komitmen itu disampaikan Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, saat membuka Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Sumenep 2026 di Aula DPMPTSP Sumenep, Senin (22/6).
Menurut Fauzi, keberadaan Pramuka tidak boleh hanya aktif di tingkat kabupaten.
Struktur organisasi di setiap kecamatan harus segera dibentuk dan diperkuat agar pembinaan anggota berjalan lebih efektif.
“Organisasi kepramukaan ini bukan hanya sekadar di tingkat kabupaten, tetapi juga harus terbentuk dan terbangun sampai tingkat kecamatan,” tegasnya.
Dia menilai keterlibatan para camat dalam kepengurusan Kwarcab menjadi modal penting untuk mempercepat pembentukan dan penguatan kwartir di seluruh kecamatan.
Selain membahas penguatan organisasi, Rakercab juga diharapkan menjadi forum evaluasi sekaligus menyusun program kerja yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.
Menurutnya, pola pembinaan Pramuka harus terus bertransformasi agar tetap relevan dengan kebutuhan generasi muda.
“Dalam setiap kegiatan harus ada transformasi kegiatan Pramuka agar tetap relevan dengan perkembangan zaman. Seluruh program kerja harus disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang ada pada hari ini,” ujarnya.
Fauzi menambahkan, nilai gotong royong dan pengabdian yang menjadi jati diri Pramuka harus terus diperkuat. Ruang pengabdian organisasi tersebut sangat luas, mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, hingga berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.
Karena itu, dia membuka peluang kolaborasi yang lebih besar antara Pramuka dan pemerintah daerah selama program yang dijalankan mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Pengabdian di organisasi Pramuka merupakan kegiatan sosial yang luas, mulai kesehatan, pendidikan hingga berbagai aktivitas kemasyarakatan lainnya,” pungkasnya. (Asmuni)













