SUMENEP || SF – Dentuman keras menggegerkan warga Dusun Pajung, Desa Bantelan, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, Kamis (5/3) pagi.
Ledakan yang diduga berasal dari mercon itu merobohkan bagian rumah warga dan melukai dua orang.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Rumah milik Pusadin (45), petani setempat, mengalami kerusakan cukup parah.
Tembok kamar jebol, sementara bagian teras rumah runtuh akibat daya ledak.
Dua warga menjadi korban. Ainul Yakin (37) mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuh serta luka robek di kepala.
Sedangkan Imroatus Shalihah (30) menderita luka ringan, keduanya langsung mendapat penanganan medis.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menduga ledakan dipicu bahan mercon rakitan.
Tim Inafis Polres Sumenep, mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya botol plastik bekas air mineral, potongan kertas yang digulung, serta lakban atau isolasi yang diduga digunakan untuk merakit mercon.
Kapolres Sumenep, Anang Hardiyanto, turun langsung ke lokasi sekitar pukul 09.40 WIB untuk memastikan penanganan berjalan maksimal.
Ia menegaskan bahwa penggunaan bahan peledak rakitan sangat berbahaya.
“Kami tegaskan, dugaan sementara ledakan ini berasal dari bahan mercon. Ini peringatan keras agar masyarakat tidak membuat, menyimpan, atau menggunakan bahan peledak rakitan karena risikonya bisa mengancam keselamatan jiwa,” tegas, Anang terhadap SuaraFaktual.id.
Saat ini, jajaran Polres Sumenep, masih melakukan pendalaman guna memastikan penyebab pasti ledakan dan kemungkinan unsur pelanggaran hukum.
Kapolres juga didampingi Kabag SDM Kompol Widiarti, Kasat Intel AKP Nurul Komar, Kapolsek Batuputih AKP Abu Mahdura, Kasat Reskrim Agus Rusdiyanto, Danramil Batuputih Letda Inf Santoso, serta unsur Muspika setempat.
Polisi mengimbau masyarakat agar tidak bermain atau merakit mercon, terutama menjelang momentum tertentu yang kerap diwarnai penggunaan bahan peledak rakitan.
Selain melanggar hukum, aktivitas tersebut berisiko menimbulkan korban jiwa dan kerugian materiil. (Asmuni)













