Example floating
Example floating
BeritaPeristiwa

KM Mulya Karam Dihantam Ombak Tinggi di Camplong, Evakuasi Terkendala Cuaca Ekstrem

59
×

KM Mulya Karam Dihantam Ombak Tinggi di Camplong, Evakuasi Terkendala Cuaca Ekstrem

Sebarkan artikel ini
KM Mulya Karam Dihantam Ombak Tinggi di Camplong, Evakuasi Terkendala Cuaca Ekstrem
Dok. KM Mulya yang karam akibat gelombang tinggi. //SuaraFaktual.id

SAMPANG || SF – Upaya penyelamatan sebuah kapal penangkap ikan milik nelayan Desa Dharma Camplong, Kabupaten Sampang, masih terus dilakukan setelah KM Mulya dilaporkan karam akibat gelombang tinggi pada Sabtu (29/11) dini hari.

Kapal jenis slerek dengan panjang sekitar 10 meter tersebut tenggelam sekitar pukul 04.30 WIB, sesaat setelah ombak besar menghantam badan kapal.

Beruntung, seluruh awak kapal selamat dan tidak ada korban jiwa. Namun hingga Sabtu siang, proses evakuasi masih terhambat oleh kondisi laut yang memburuk.

Laporan mengenai kapal karam diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang pada pukul 08.15 WIB.

Tim langsung dikerahkan menuju lokasi di Dusun Pesisir, Kecamatan Camplong.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang, Mohammad Hozin, mengatakan pihaknya menurunkan satu tim penyelam untuk memastikan posisi kapal sebelum menentukan metode pengangkatan.

“Langkah awal kami adalah memastikan posisi kapal melalui penyelam. Setelah itu, tim gabungan menentukan teknik evakuasi yang paling memungkinkan di tengah cuaca ekstrem,” jelasnya.

Upaya pengangkatan KM Mulya dilakukan dengan memasang sejumlah drum kosong pada bagian badan kapal.

Teknik tersebut memanfaatkan daya apung agar badan kapal dapat terangkat ke permukaan.

Kerja sama antara BPBD Sampang, Polsek Camplong, pemerintah desa, dan masyarakat pesisir berhasil membuat kapal berada dalam kondisi setengah mengapung.

Hal itu menjadi progres penting dalam proses penyelamatan.

Meski sebagian badan kapal berhasil terangkat, tim SAR memutuskan untuk menghentikan sementara proses penarikan kapal ke pantai.

Ombak tinggi dan angin kencang kembali menerjang kawasan perairan Camplong.

BPBD Sampang mengerahkan dua unit Rescue Car dan satu perahu karet, namun seluruh tim kini bersiaga sembari menunggu cuaca kembali bersahabat.

“Keselamatan petugas dan warga menjadi prioritas. Penarikan kapal akan dilanjutkan ketika kondisi laut memungkinkan,” tegas Hozin.

BPBD Sampang mengimbau nelayan dan masyarakat pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca ekstrem yang terjadi secara tiba-tiba.

Insiden karamnya KM Mulya menjadi peringatan bahwa kondisi maritim di perairan Madura tengah tidak stabil dalam beberapa hari terakhir.

Masyarakat juga diminta segera melaporkan potensi kedaruratan melalui Emergency Call BPBD Sampang di: 0817-0322-4440. (Asmuni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2

2