Example floating
Example floating
BeritaDaerah

Babinsa Dampingi Petani Jagung, Perkuat Ketahanan Pangan di Pegantenan

14
×

Babinsa Dampingi Petani Jagung, Perkuat Ketahanan Pangan di Pegantenan

Sebarkan artikel ini
Babinsa Dampingi Petani Jagung, Perkuat Ketahanan Pangan di Pegantenan
Dok. Babinsa Koramil 0826-07/Pegantenan, Serka Hoza’in, turun langsung ke lahan pertanian jagung. //SuaraFaktual.id

PAMEKASAN || SF – Komitmen mendukung ketahanan pangan terus ditunjukkan aparat teritorial.

Babinsa Koramil 0826-07/Pegantenan, Serka Hoza’in, turun langsung ke lahan pertanian jagung milik warga di Dusun Utara, Desa Bulangan Branta, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, untuk memastikan perkembangan tanaman sekaligus memberikan motivasi kepada petani.

Lahan jagung lokal seluas sekitar dua hektare milik Samarwi yang dikunjungi Babinsa tersebut saat ini memasuki usia tanam sekitar dua setengah bulan.

Kondisi tanaman terlihat tumbuh subur dan mulai mendekati masa panen.

Serka Hoza’in mengatakan, kegiatan komunikasi sosial (Komsos) menjadi sarana bagi Babinsa untuk mengetahui kondisi riil pertanian di lapangan sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat.

Menurutnya, pendampingan kepada petani merupakan bagian dari dukungan TNI terhadap program ketahanan pangan nasional.

“Melalui Komsos, kami dapat mengetahui perkembangan pertanian warga secara langsung dan memberikan semangat agar petani terus meningkatkan produktivitas lahannya,” ujarnya.

Sementara itu, Samarwi mengaku terbantu dengan perhatian yang diberikan Babinsa. Ia memperkirakan lahan jagung yang dikelolanya mampu menghasilkan sekitar delapan kuintal saat panen.

Hasil panen tersebut nantinya akan dipasarkan kepada pengepul jagung di wilayah Desa Bulangan Branta.

“Kami senang karena Babinsa selalu hadir memberikan dukungan dan perhatian kepada para petani,” katanya.

Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas pertanian diharapkan mampu mendorong peningkatan produksi pangan sekaligus memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan daerah. (Cholil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2

2