SUMENEP || SF – Satlantas Polres Sumenep memilih turun langsung ke jalan untuk menanamkan budaya tertib berlalu lintas.
Kamis pagi (8/1), jajaran polisi lalu lintas menggelar program Polantas Menyapa di Jalan Pahlawan, Desa Pamolokan, Kecamatan Kota Sumenep.
Sejak pukul 08.00 WIB, pengguna jalan yang melintas disapa satu per satu. Bukan untuk menilang, melainkan diajak berdialog soal keselamatan.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kasat Lantas Polres Sumenep, AKP Ninit Titis Dewiyani, didampingi anggota Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel).
Pendekatan humanis menjadi kunci. Petugas menyampaikan edukasi seputar penggunaan helm standar, kelengkapan kendaraan, hingga kepatuhan terhadap rambu dan marka jalan.
Tak hanya itu, persoalan parkir liar yang kerap mengganggu arus lalu lintas juga menjadi perhatian.
“Keselamatan di jalan tidak bisa hanya dibebankan kepada polisi. Ini soal kesadaran bersama,” tegas AKP Ninit, di sela kegiatan.
Program Polantas Menyapa merupakan implementasi Mahameru Lantas, yang mengusung pelayanan lalu lintas berbasis empati, responsif, dan unggul.
Dengan menyentuh langsung masyarakat di ruang publik, pesan keselamatan dinilai lebih efektif dibandingkan sekadar penindakan.
Respons warga pun positif. Sejumlah pengguna jalan mengaku lebih nyaman menerima imbauan secara persuasif, tanpa kesan menghakimi atau menggurui.
Kegiatan berjalan aman dan lancar. Satlantas Polres Sumenep memastikan program serupa akan terus digelar secara berkelanjutan sebagai langkah preventif menekan pelanggaran sekaligus meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Sumenep. (Asmuni)













