Example floating
Example floating
BeritaPemerintahan

Bupati Fauzi Tegaskan Tidak Boleh Ada ASN Gagap Teknologi di Sumenep

45
×

Bupati Fauzi Tegaskan Tidak Boleh Ada ASN Gagap Teknologi di Sumenep

Sebarkan artikel ini
Bupati Fauzi Tegas Tidak Boleh Ada ASN Gagap Teknologi di Sumenep
Dok. Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, saat menyerahkan SK PPPK paruh waktu. //SuaraFaktula.id

SUMENEP || SF – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep dituntut untuk benar-benar menguasai teknologi sebagai jawaban atas tantangan pelayanan publik di era digital yang bergerak cepat.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa percepatan transformasi digital tidak bisa lagi ditunda.

Karena itu, ASN, PPPK, hingga PPPK paruh waktu harus menjadi motor perubahan dalam pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

“ASN, PPPK, dan PPPK paruh waktu sebagai aparatur pemerintah harus menguasai teknologi,” tegas Bupati Fauzi saat menyerahkan SK PPPK Paruh Waktu di Stadion GOR A. Yani Pangligur, Senin (1/12/2025).

Menurut Bupati, perkembangan teknologi informasi kini menjadi kunci dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“ASN harus adaptif dan memiliki kompetensi digital yang memadai agar mampu memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan transparan,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa penguasaan teknologi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendasar.

Dengan teknologi, kata Bupati, pekerjaan aparatur dapat dilakukan lebih efektif, layanan semakin maksimal, dan penyampaian informasi menjadi lebih cepat serta akurat.

“Tidak boleh ada pegawai yang gagap teknologi. Kalau pelayanan ingin maju, tentu SDM aparaturnya juga harus maju,” tegasnya lagi.

Bupati Fauzi mengajak seluruh aparatur pemerintah untuk menunjukkan integritas, profesionalisme, dan komitmen untuk terus belajar, karena mereka memikul tanggung jawab besar dalam mendukung pembangunan daerah.

“Pemerintah membutuhkan pegawai yang tidak hanya hadir secara fisik, tetapi bekerja dengan ide, kreativitas, serta kemampuan mengikuti perkembangan zaman,” pungkasnya. (Asmuni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *