Example floating
Example floating
BeritaDaerah

Samsat Ka Sakolah Masuk SMAN 1 Kalianget, Satlantas Sumenep Tanamkan Taat Pajak dan Tertib Lalu Lintas Sejak Dini

11
×

Samsat Ka Sakolah Masuk SMAN 1 Kalianget, Satlantas Sumenep Tanamkan Taat Pajak dan Tertib Lalu Lintas Sejak Dini

Sebarkan artikel ini
Samsat Ka Sakolah Masuk SMAN 1 Kalianget, Satlantas Sumenep Tanamkan Taat Pajak dan Tertib Lalu Lintas Sejak Dini
Dok. Satlantas Polres Sumenep saat meluncurkan program “Samsat Ka Sakolah” di SMAN 1 Kalianget, //SuaraFaktual.id

SUMENEP || SF – Upaya membangun budaya tertib berlalu lintas dan kesadaran membayar pajak kendaraan mulai digencarkan sejak bangku sekolah.

Satlantas Polres Sumenep meluncurkan program “Samsat Ka Sakolah” di SMAN 1 Kalianget, Selasa (19/5).

Program tersebut dikemas dalam sosialisasi interaktif kepada para pelajar dengan fokus pada edukasi etika berlalu lintas, pentingnya kepatuhan pajak kendaraan, hingga upaya menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB itu mendapat perhatian serius lintas instansi.

Sejumlah pejabat hadir langsung, mulai dari Wakil Bupati Sumenep, perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, UPT Kabupaten Sumenep, DJP, Jasa Raharja, hingga jajaran kepolisian.

Kasat Lantas Polres Sumenep, AKP Beny Kuncoro, menegaskan bahwa sekolah menjadi titik strategis dalam membangun karakter disiplin generasi muda di jalan raya.

“Kesadaran tertib berlalu lintas dan kepatuhan membayar pajak tidak bisa dibangun secara instan. Edukasi harus dimulai sejak usia sekolah agar terbentuk budaya disiplin dan tanggung jawab,” ujarnya.

 

Dalam kegiatan itu, personel Unit Kamsel dan Regident Satlantas Polres Sumenep memberikan pemahaman mengenai keselamatan berkendara, risiko pelanggaran lalu lintas, hingga fungsi pajak kendaraan bagi pembangunan daerah.

Para siswa tampak antusias mengikuti sesi sosialisasi.

Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dialog interaktif seputar aturan berkendara dan pentingnya menjadi pelopor keselamatan lalu lintas di lingkungan sekolah maupun keluarga.

Program Samsat Ka Sakolah dinilai menjadi langkah preventif kepolisian dalam menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang melibatkan usia pelajar.

Di sisi lain, pendekatan edukatif tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kewajiban administrasi kendaraan bermotor. (Asmuni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *