PAMEKASAN || SF – Isu pembangunan berkelanjutan di Madura kini tak hanya menjadi agenda pemerintah dan aktivis, tetapi juga mulai serius digarap kalangan jurnalis.
Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (IWO) Pamekasan memastikan akan menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) V Tahun 2026, dengan mengusung tema “Madura dan Skema Pembangunan Berkelanjutan”.
Agenda strategis itu dijadwalkan berlangsung selama dua hari, Senin–Selasa (26–27 Januari 2026), dan akan digelar di dua lokasi berbeda.
Rakerda tersebut menjadi forum konsolidasi penting bagi wartawan online di Pamekasan, di tengah dinamika pembangunan dan derasnya arus informasi digital.
Ketua IWO Pamekasan, Dyah Heny Andrianty, menegaskan bahwa tema tersebut dipilih bukan tanpa alasan.
Menurutnya, Madura sedang berada dalam fase krusial pembangunan di berbagai sektor, sehingga membutuhkan peran media yang lebih bertanggung jawab dan konstruktif.
“Melalui Rakerda ini, kami berharap wartawan online dapat berperan aktif dan memberikan kontribusi positif dalam menyebarkan informasi pembangunan berkelanjutan kepada masyarakat,” ujar Dyah Heny.
Rakerda V ini akan diikuti oleh 14 anggota dan pengurus IWO Pamekasan dari berbagai media online.
Selain sebagai ajang evaluasi organisasi, forum tersebut juga diarahkan menjadi ruang strategis untuk memperkuat kualitas jurnalistik.
Sejumlah agenda penting telah disiapkan. Mulai dari pembahasan program kerja organisasi, strategi peningkatan kompetensi wartawan online, hingga pemetaan tantangan dan peluang media digital dalam mengawal isu pembangunan berkelanjutan di Madura.
Dengan Rakerda ini, IWO Pamekasan berharap peran pers online tak sekadar cepat dalam menyajikan informasi, tetapi juga mampu menjadi pilar kontrol sosial yang cerdas dan berpihak pada kepentingan publik. (Asmuni)













