Example floating
Example floating
BeritaDaerah

SPPG Al-Azhar Pasang Air RO Ozon, Jamin Keamanan Pangan Penerima Manfaat

59
×

SPPG Al-Azhar Pasang Air RO Ozon, Jamin Keamanan Pangan Penerima Manfaat

Sebarkan artikel ini
SPPG Al-Azhar Pasang Air RO Ozon, Jamin Keamanan Pangan Penerima Manfaat
Dok. Syaiful Bahri Arief, Kepala SPPG Kabupaten Sumenep, Kecamatan Pragaan, Desa Prenduan, di bawah naungan Yayasan Al-Azhar, saat meninjau instalasi air RO ozon guna memastikan kualitas air bersih sesuai standar kesehatan. //SuaraFaktual.id

SUMENEP || SF – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Sumenep, Kecamatan Pragaan, Desa Prenduan di bawah naungan Yayasan Al-Azhar memasang instalasi air Reverse Osmosis (RO) ozon guna memastikan kualitas air bersih untuk kebutuhan memasak bahan makanan.

Langkah tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Badan Gizi Nasional (BGN) Republik Indonesia yang mewajibkan seluruh SPPG menggunakan air galon atau air olahan berkualitas tinggi dalam proses pengolahan makanan.

Kebijakan ini diambil untuk mencegah potensi keracunan, mengingat sejumlah kasus gangguan pencernaan kerap bersumber dari kualitas air yang tidak layak.

Person in Charge (PIC) SPPG Sumenep, Pragaan, Prenduan Yayasan Al-Azhar, Nawwaf, menegaskan bahwa pemasangan teknologi air RO ozon merupakan bentuk komitmen lembaganya dalam menjaga standar keamanan pangan bagi para penerima manfaat.

“Instalasi teknologi ini menjadi salah satu bentuk komitmen kami dalam menjaga kualitas air untuk memasak bahan makanan,” ujarnya, Selasa (16/12/2025).

Ia menjelaskan, teknologi RO bekerja dengan sistem penyaringan canggih menggunakan membran semipermeabel yang mampu memisahkan air murni dari berbagai kontaminan, seperti mineral berlebih, ion, bakteri, virus, hingga zat kimia berbahaya.

Dengan demikian, air yang dihasilkan memiliki kualitas tinggi dan aman digunakan untuk memasak.

“Sementara proses ozonasi membuat air menjadi lebih segar dan kaya oksigen,” jelasnya.

Hal senada disampaikan Kepala SPPG Sumenep, Pragaan, Prenduan Yayasan Al-Azhar, Syaiful Bahri Arief.

Ia menyebut, pemasangan instalasi air RO ozon tersebut telah sesuai dengan arahan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB).

“Kami sudah berkoordinasi dengan dinas terkait saat proses pengecekan kelayakan dapur,” katanya.

Menurutnya, air RO yang digunakan telah memenuhi standar dan mutu air layak konsumsi sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 2 Tahun 2023 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2014 mengenai Kesehatan Lingkungan.

Selain menjamin kualitas air, teknologi ini juga dinilai lebih efisien untuk membersihkan bahan baku, mencuci peralatan masak, hingga menunjang higienitas dapur secara menyeluruh.

“Dengan demikian, kualitas dan mutu masakan yang dihasilkan lebih terjamin aman untuk dikonsumsi,” pungkasnya. (Asmuni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *