SUMENEP || SF – RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep mulai memperketat sistem pengawasan mutu pelayanan kesehatan.
Rumah sakit pelat merah milik Pemerintah Kabupaten Sumenep itu menggelar pelatihan validasi data bagi validator mutu unit, Kamis (7/5/2026), sebagai langkah memperkuat akurasi layanan dan keselamatan pasien.
Pelatihan yang berlangsung di Ruang Pertemuan Smiley lantai 3 rumah sakit tersebut diikuti peserta dari berbagai unit pelayanan kesehatan.
Kegiatan menghadirkan Arief Santoso, sebagai pemateri utama.
Dalam pemaparannya, Arief menegaskan validasi data menjadi elemen penting dalam menjaga standar mutu pelayanan rumah sakit.
Proses tersebut tidak sekadar administrasi, melainkan bagian dari upaya memastikan pelayanan berjalan tepat, aman, dan konsisten.
“Validasi mutu dilakukan melalui proses pengukuran, evaluasi, dan pembuktian terhadap pelaksanaan layanan kesehatan,” ujarnya.
Peserta mendapatkan materi mulai dari tahapan perencanaan validasi, pelaksanaan, analisis hasil, hingga tindak lanjut evaluasi.
Selain itu, mereka juga dibekali pemahaman terkait indikator mutu rumah sakit, seperti angka infeksi rumah sakit, tingkat kepuasan pasien, ketepatan pemberian obat, serta waktu tunggu pelayanan.
Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
“Validator mutu unit diharapkan semakin memahami proses validasi data serta mampu menerapkannya secara optimal guna mendukung pelayanan kesehatan yang efektif, aman, dan bermutu,” terangnya.
Melalui pelatihan tersebut, rumah sakit milik Pemkab Sumenep itu menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat di ujung timur Pulau Madura. (Asmuni)













